Analisis Berita Koran (4/10/2021) - Fadila Nurul Azizah

 

Nama                          : Fadila Nurul Azizah

NIM                            : 2106321046


Bersumber dari Koran WartaKota Senin (4/10/2021)

Berita I

Saugi Sebut Musibah Terjadi Akibat Faktor Alam


Makassar, Jakarta Timur
- Suku dinas Sumber daya Air (SDA) Jakarta Timur menyatakan tidak akan menganti Kontraktor proyek gorong - gorong yang berlokasi di Jalan Alianwar RT09/02 Kelurahan Makassar, Jakarta Timur. Demikian diunggkap Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Suagi, Sabtu (2/10).

Seorang bocah berusia 13 tahun hanyut terseret arus di areal proyek gorong-gorong tersebut. Saugi menyebut Pertiswa yang terjadi pada Kamis (30/9) malam itu adalan bencana alam. Saugi menjelaskan, ketika kejadian bocah hanyut di sana karena hujan deras dan arus air deras.

Sehingga, bocah 13 Tahun itu terseret ke sungai penghubung cilitan. Meskipun begitu pihak SDA terus koordinasi denan tim dari suku dinas penggulangan Kebakaran dan penyelamatan Jakarta Timur maupun Basarnas untuk melakukan pencarian korban. 

 

Analisis Berita :

Peristiwa yang berasal dari manusia

What:

Korban bocah berumur 13 Tahun yang hanyut diKontarktor proyek gorong - gorong disebut akibat bencana Alam.

Where:

Kontraktor proyek gorong - gorong yang berlokasi di Jalan Alianwar RT09/02 Kelurahan Makassar, Jakarta Timur. 

When:

30 September 2021

Who:

Bocah berumur 13 Tahun, Suku Dinas Daya Air (Saugi) , Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran, penyelamatan Jakarta Timur dan Basarnas 

Why :

Karena ketika kejadian bocah berumur 13 Tahun hanyut di Kontraktor proyek gorong - gorong, Makassar, Jakarta Timur sedang hujan deras dan arus air yang deras.

How:

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah dikabarkan hilang saat bermain di gorong-gorong Kampung Makasar RT14/02, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Kamis (30/9) malam. Anak lelaki berusia 13 tahu itu hilang ketika hujan dan ia bersama beberapa temannya bermain dekat gorong-gotong. Tim dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, sudah berupaya melakukan pencaraian, namun sampai saat ini petugas belum menemukan jasad bocah itu.

 

Berita 2

Cegah Penularan Pelajar Jadi Satgas


Tangerang
-  Sejumlah siswa yang menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang terpapar Covid-19. Pemerintah setempat pun membentuk Satgas dalam mengatasi per-masalahan ini.

Seperti diketahui sebanyak 25  siswa di Kota Tangerang yang terpapar Covid-19.Bahkan guru dan staf di sekolah pun turut tertular dari penyebaran virus corona ini. Menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Eni Nurhaeni, terkait hal itu pihaknya telah melakukan pembuatan Satgas ini nanti berbagai persiapan. Bahkan ditangani oleh Kepala Dinasnya akan dikeluarkan SK yang Pendidikan Kota Tangerang.

"SK-nya akan ditandatangani Pak Kadis dalam pembentukan Satgas Covid-19 di sekolah-sekolah," ujar Eni kepada Warta Kota, Minggu

(3/10/2021). Eni menjelaskan pembentukan ini disebut Satgas Kelas yang beranggotakan para murid di sekolah tersebut. Tiap Satgas berisi 3 siswa. Mereka terdiri sebagai Ketua,Sekretaris dan anggota.Dipaparkan lebih lanjut, siswa yang terpilih menjadi kelompok Satgas mereka yang mempunyai rasa kepedulian tinggi. Dipilih langsung oleh wali kelasnya masing-masing.

 

Analisis Berita :

Pendapat,Berasal dari manusia

What:

Sejumlah siswa yang menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang terpapar Covid-19. Pemerintah setempat pun membentuk Satgas dalam mengatasi per-masalahan ini.

Where:

Sejumlah Sekolah yang menjalani pembelajran tatap muka di Tangerang.

When:

Oktober 2021

Who:

Siswa, guru, staff, Bu Erni, Camat Tangerang (Achmad Zuldin Syafi) 

Why :

Karena mengatasi masalah yang terjadi, sebanyka 25 Siswa di Tangerang terpapar Covid-19, bahkan guru dan staf di sekolah punturt tertular dari penyebaran virus corona ini.

How:

Pihak sekolah mengajukan pembuatan Tim, Pembentukan Tim  ini disebut Satgas Kelas yang beranggotakan para murid di sekolah tersebut. Tiap Satgas berisi 3 siswa. Mereka terdiri sebagai Ketua,Sekretaris dan anggota.Dipaparkan lebih lanjut, siswa yang terpilih menjadi kelompok Satgas mereka yang mempunyai rasa kepedulian tinggi. Dipilih langsung oleh wali kelasnya masing-masing.

 

Berita 3

Vaksinasi Karawang Capai 50 Persen


Karawang - Vaksinasi di kabupaten Karawan, Jawa Barat sudah 50 persen. Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kerawang, dr. Fitrina Hergyana, dalam keterangan, Sabtu (2/10/2021)

Fitra menjelaskan 50 persen warga Karawang yang di Vaksin itu tercapi pada 30 September 2021.

Capaian itu sesual dari target Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bahkan hingga akhir September, 50 persen warga Karawang telah divaksin.

Adapun sasaran vaksinasi di wilayah Karawang sebanyak 1.917.354, sekarang ini capaiannya dosis I sudah 50 persen atau 958.677 warga.

Sedangkan dosis II 29,69 persen atau 569.284 warga telah divaksin dosis kedua. "Jadi kita akan terus gencar melakukan kegiatan vaksinasi di wilayah Karawang akhir tahun 2021 sudah 100 persen tervaksin," jelas dia.

Pemkab Karawang setiap pekanya selalu melakukan kegiatan vaksinasi di sejumlah lokasi, kegiatan vaksinasi ini tidak hanya dilkukan pemkab tetapi juga dilakukan oleh polres, Kodim, instalansi pemerintah lin hingga pihak swasta.

 

Analisis Berita :

Berasal dari manusia, yakni pernyataan Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Karawang

What:

Vaksinasi di kabupaten Karawan, Jawa Barat sudah 50 persen.

Where:

Karawang, Jawa Barat

When:

Oktober 2021

Who:

Mayarakat Karawang, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kerawang, dr. Fitrina Hergyana

Why :

Vaksinasi di Karwag sudah mencapai Target

How:

50 persen warga Karawang yang di Vaksin itu tercapi pada 30 September 2021. Capaian itu sesual dari target Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bahkan hingga akhir September, 50 persen warga Karawang telah divaksin.Adapun sasaran vaksinasi di wilayah Karawang sebanyak 1.917.354, sekarang ini capaiannya dosis I sudah 50 persen atau 958.677 warga.

 

 

Komentar