Analisis Sumber Berita Surat Kabar
Berita 1
Papua Diharapkan Lebih Terbuka
Sumber Berita:
Berasal dari manusia, pendapat dari Presiden Joko Widodo dan Meylana Pugu selaku Pengamat Politik dari Universitas Cendrawasih.
kapan:
Minggu, 3 Oktober 2021.
dimana:
Bandara Mopah di Kabupaten Merauke.
pendapat apa:
Presiden Joko Widodo berharap dengan adanya terminal baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penumpang. Mengharapkan makin tertata, bersih, dan nyaman agar penumpang terlayani dengan baik di bandara ini.
Pengamat politik dari Universitas Cendrawasih, Jayapura, Melyana Pugu juga mengakui pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) di Papua beserta pembangunan infrastruktur pendukungnya disambut positif masyarakat.
Berita 2
RUU TPKS sudah Lengkap tidak Perlu Kunker
Sumber berita:
Berasal dari manusia, pendapat dari Komisioner Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan, Andy Yentriyani, Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR, dan Lucius Karius selaku Peneliti Forum Masyarakat Peduli Perlemen Indonesia (Formappi).
kapan:
Sabtu, 2 Oktober 2021
dimana:
Tidak perlu ada lagi kunjungan kerja (kunker) ke brasil dan Ekuador.
pendapat apa:
Menurut Andy Yentriyani, Komnas Perempuan tidak menyarankan kunker ke Brasil dan Ekuador. Komnas Perempuan tidak tahu apa yang ingin dibahas DPR disana dan mengapa memilih kedua negara tersebut.
Menurut Lucius kunker Baleg ke Brasil dan Ekuador sebagaimana tercantum dalam surat edaran Sekertariat Baleg tampak seperti kamuflase. Alasan untuk pembahasan RUU TPKS di luar negeri dinilai tidak masuk akal.
Menurut Sufmi Dasco Ahmad, DPR sudah membuka bahwa dengan keadaan pandemi sekarang ini memperbolehkan kunker untuk keperluan sangat prioritas dan tentu dengan catatan negara yang dituju menerima kunjungan.
Berita 3
Menebar Kehijauan Memulihkan Lingkungan
sumber berita:
Berasal dari manusia, pendapat dari ketua RW 03, kelurahan Sukun, M Djainul Arifikan.
kapan:
Minggu, 3 Oktober 2021
dimana:
Kampung Terapi Hijau di Kelurahan Sukun.
pendapat apa:
Tentang tayangan kampung tematik ini untuk mengobati kerinduan wisatawan yang belum boleh datang. Di kampung Terapi Hijau, wisatawan dapat menikmati suasana perkotaan yang ramah lingkungan.
Menurut Bambang Hendroyono, upaya pengembangan hutan tematik Wana Bogo diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memulihkan ekonomi. DIY akan didorong menjadi provinsi percontohan untuk pengembangan hutan tematik.
Menurut Kuncoro Cahyo Aji, Hutan ini akan menjadi laboratorium nangka.
Komentar
Posting Komentar